5 Hal Tabu Ketika Memulai Percakapan Dalam Bahasa Inggris Yang Harus Dihindari
5 Hal Tabu Ketika Memulai Percakapan Dalam Bahasa Inggris Yang Harus Dihindari

5 Hal Tabu Ketika Memulai Percakapan Dalam Bahasa Inggris Yang Harus Dihindari

Posted on

5 Hal Tabu Ketika Memulai Percakapan Dalam Bahasa Inggris Yang Harus Dihindari

 

5 Hal Tabu Ketika Memulai Percakapan Dalam Bahasa Inggris Yang Harus Dihindari
5 Hal Tabu Ketika Memulai Percakapan Dalam Bahasa Inggris Yang Harus Dihindari

 

Dalam memulai sebuah percakapan, baik dalam bahasa inggris maupun bahasa indonesia, biasanya kita mulai dengan sebuah pertanyaan atau hal-hal simple sebagai bentuk basa-basi. Dalam Percakapan pada budaya Indonesia, kita sering menggunakan kata berapa usia anda? berapakah anak anda? dan sudahkah anda menikah? Hal tersebut menjadi suatu hal yang sangat lumrah bagi budaya timur, justru hal tersebut menandakan bahwa orang yang kita ajak bicara berarti adalah orang yang ramah.

Namun, dalam dunia barat, hal tersebut bukanlah suatu hal yang lumrah, mengapa? karena ketika kita menanyakan masalah pribadi atau personal kepada seseorang, maka hal tersebut menjadi hal yang sangat tabu.

Oleh sebab itu, berikut ini akan admin jelaskan 5 hal yang menjadi sesuatu yag tabu untuk diucapkan ketika kita melakuka percakapan atau conversation dalam bahasa inggris.

So, langsung saja perhatikan penjelasan berikut ini ya guys 🙂


1.HOW OLD ARE YOU

How old are you merupakan sebuah pertanyaan yang umum digunakan ketika kita baru bertemu dengan seseorang. Dalam budaya Indonesia, menanyakan sebuah umur atau usia merupakan suatu hal yang wajar, mengapa? karena dengan mengetahui usia lawan bicara kita, kita dapat memilih bahasa yang akan kita gunakan untuk berbicara.

Namun taukah sahabat KBI, bahwa dalam dunia barat, menanyakan sebuah usia atau old menjadi hal yang sangat tabu dan tidak wajar untuk dilakukan.

Contoh :

  • How old are you, sir? (berapa usia anda, pak?)
  • I know how old you are (aku tau berapa usia mu)
  • can you tell me how old are you? (dapatkah kamu mengatakan padaku berapa usia mu?)
  • How old are you miss? (berapa usia anda nona?)
  • How old are you dear? (berapa usia anda sayang?)

2.ARE YOU MARRIED

Are you married merupakan sebuah pertanyaan yang bertanya tentang status seseorang, apakah ia masih lajang atau sudah bersama dengan seseorang. Are you married memiliki arti apakah anda sudah menikah. Menjadi suatu pertanyaan yang wajar apabila ditanyakan pada budaya timur dan menjadi hal yang harus dihindari bila ditayaka pada budaya barat.

Contoh :

  • Are you married miss? (apakah anda sudah menikah nona?)
  • are you married with your boyfriend? (apakah anda sudah menikah dengan pacar anda?)
  • Are you married with someone? (apakah anda sudah menikah denga seseorang?)

3.HOW MANY CHILDREN DO YOU HAVE

Menanyaka buah hati yang dimiliki adalah hal yang sagat wajar dan sebagai bentuk keramahan pada dunia timur, namun hal tersebut tentu saja berbeda dengan dunia barat, dimaa menanyakan buah hati yang dimiliki merupakan hal yang sangat pribadi dan tidak boleh ditanyakan.

Contoh :

  • how many children do you have ma’am? (berpa anak yang engkau miliki bu?)
  • Sir, how many children do you have? (Tuan, berapa anak yang engkau miliki?)

4.YOU ARE GETTING FAT

Kamu tampak gendut, merupakan sebuah kata yag ternyata tidak hanya tabu diucapkan pada budaya barat, namun pada budaya timur juga, terutama pada kaum hawa.

Contoh :

  • You look getting fat now (kamu kelihat gendut sekarang0
  • I think that you are getting fat (aku pikir kamu nampak gendut sekarang)
  • You are getting fat (kamu nampak gendutan)

5.YOU LOOK SICK

Kamu terlihat sakit atau kamu terlihat pucat merupakan suatu bentuk pertanyaan atau pernyataan yang tidak dianjurkan apabila kita hendak bertanya dengan orang-orang pada dunia barat.

Contoh :

  • You look sick, are you sick? (kamu tampak sakit, apakah kamu benar benar sakit?)_
  • are you sick and need help? (apakah kamu sakit dan membutuhka bantuan?)

Nah, setelah mengetahui bahwa 5 hal diatas merupakan hal yang tabu untuk diungkapkan, mulai sekarang pilih bahasa yang lebih sesuai denga budaya untuk membuka sebuah percakapan ya sahabat KBI? 🙂 Semangat!


loading...