Cerita Nabi Yunus Ditelan Ikan Paus Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti Lengkap
Cerita Nabi Yunus Ditelan Ikan Paus Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti Lengkap

Cerita Nabi Yunus Ditelan Ikan Paus Dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya Lengkap

Posted on

Cerita Nabi Yunus Ditelan Ikan Paus Dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya Lengkap

 

Cerita Nabi Yunus Ditelan Ikan Paus Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti Lengkap
Cerita Nabi Yunus Ditelan Ikan Paus Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti Lengkap

 

Siapa yang tidak mengenal cerita nabi Yunus, sahabat KBI pasti tau dan paham bukan bahwa nabi yunus merupakan salah satu nabi dalam islam yang terbebas dari bahaya ikan paus dan hidup didalam perutnya selama beberapa hari.

Lalu bagaimana cara nabi yunus bertahan hidup selama beberapa hari di dalam ikan tersebut? Yuk langsung saja kita simak penjelasan nya berikut ini dalam bahasa inggris beserta dengan arti dalam bahasa inggris.


His full name was Yunus Ibn eye. He was sent by God on a people who inhabit the land of Niwana Maushil. The House is no longer worship God, but idols. They liked the immoral deeds. See this Prophet Yunus felt concerned. La trying to menyadarkannya, but only a few people who follow him.
The prophet Jonah was appointed and sent by God to uphold justice and invites on the path of truth after 33 years. During the night of the prophet Jonah doing dakwahnya. But the House of Niwana and who admitted the Ministry was only a few people only. God will give a warning on his own family.
Like the earlier Pagan, then this House does not believe in torture drawn to God. Whenever the prophet Jonah preaching then House of Niwana always ridiculed. Because the prophet Jonah is already feeling the difficulties facing his people, then he prophesied giving threat.
“If you do not stop the worship of the statue, God will bring his wrath,” exclaimed one day the prophet Jonah.
“When the oncoming doom-derived thy Lord, the” challenge them. Without thinking again of the prophet Jonah answered live 30 days again. But after that, the House of doom awaited the promised prophet Jonah is not yet there as well. This makes it about. Because his family is not likely going to scoff more painful.
At that time down a revelation of God tells Jonah that doom will be lowered less ten days away. After that revelation, he gets back on his people and say that the punishment is less ten days away. Hear the sayings of the prophet Jonah as it’s his evenlaugh him. They say that the waffle of the prophet Jonah just lie.
Before the doom that was revealed, the prophet Jonah and his followers fled the city in advance. La fear that doom will be exposed. But his departure does not get
permission from God, that he separated from his followers.
After forty days, then the punishment would come. Initially clouded the black concentrated urban houses. Saw it, all the Niwana finding the prophet Jonah. They promise in their hearts will leave the statues and believe in God, but the prophet Jonah had been away from the city, so as not to hear the moans of his people.
The prophet Jonah was on the edge of the sea. La very frightened by his own family if it comes to tormenting him. Intermittently he looked back. At the moment he is no longer thinking about the vassal invited. La confusion, as was about to shy away from his people that already exist on the road again. In plain sight are the oceans freely.
That’s when God helped accompany with a ship. Why is this so? Because the ship was in fact does not go to the place of the prophet Jonah stands. The prophet Jonah with immediate entry to ships without the knowledge of older ships.
After that the ship went. Arriving in the middle of the ocean suddenly came the waves and storms. The ship capsizes and sinks are about to appear.
It is not like there is usually a storm. Certainly there is a runaway who had infiltrated in this ship, “said the captain of the ship. Then he made the raffle. All passengers are expected to gather. After the seeded teams turned out to fall on the prophet Jonah. This is done repeatedly, so rest assured the ship’s captain that the prophet Jonah refugees.
For the sake of the safety of people, then I hope you to dabble into the sea. Because this ship does not want primitive refugees, “said the ship’s captain on the prophet Jonah. Actually he not bear says so, but what can be created for the sake of the safety of all passengers had to say as well.
The prophet Jonah was unable to defend himself, he eventually threw themselves into the sea. It turns out the right words for the ship’s captain after the prophet Jonah was a sea of calm. Really unfortunate the prophet Jonah. Even so God saved him from death. Not long after he dabble come a shark that instantly swallowing. Again the prophet Jonah does not know if he had been in the belly of a shark.
Once he was in the belly of a shark a few days then God issued himself. With a weak body she stepped to the Mainland. God gave the shadow of rainforest trees in the pumpkin. So he looked recovered and God told him to go back on his people
The House of Niwana welcomed the arrival of the Prophet with great joy. They tell how the doom that was about to fell to him. And since that’s the House of Niwana faithful to God.

Nama lengkapnya ialah Yunus bin Mata. Beliau diutus Allah pada kaum Niwana yang mendiami negeri Maushil. Kaum ini sudah tidak lagi menyembah Allah, namun berhala. Mereka menyukai perbuatan maksiat. Melihat hal ini nabi Yunus merasa prihatin. la berusaha untuk menyadarkannya, namun hanya beberapa orang saja yang mengikutinya.

Nabi Yunus diangkat dan diutus Allah untuk menegakkan keadilan dan mengajak pada jalan kebenaran setelah berumur 33 tahun. Siang malam nabi Yunus melakukan dakwahnya. Namun kaum Niwana yang ikut dan mengakui kerasulannya hanya beberapa orang saja. Allah akan memberi peringatan pada kaumnya.

Seperti kaum kafir terdahulu, maka kaum ini tidak percaya dengan siksaan yang didatangkan Allah. Setiap kali nabi Yunus berdakwah maka kaum Niwana selalu mengejeknya. Karena nabi Yunus sudah merasakan kesulitan menghadapi kaumnya, maka iapun berdakwah sambil memberi ancaman.

loading...

” Jika kalian tidak menghentikan penyembahan terhadap patung itu, niscaya Allah akan menurunkan azab-Nya, “seru nabi Yunus suatu hari.

” Kapan datangnya azab yang diturunkan Tuhanmu itu, “tantang mereka. Tanpa pikir panjang lagi nabi Yunus menjawab tinggal 30 hari lagi. Namun setelah dinanti-nanti kaum itu, azab yang dijanjikan nabi Yunus belum ada juga. Hal ini membuat kegelisahannya. Sebab tidak mungkin kaumnya akan mengejek lebih menyakitkan.

Di saat itulah turun wahyu Allah yang memberi tahu nabi Yunus bahwa azab akan diturunkan kurang sepuluh hari lagi. Setelah mendapat wahyu itu, ia kembali pada kaumnya dan mengatakan bahwa azab kurang sepuluh hari lagi. Mendengar ucapan nabi Yunus seperti itu kaumnya malah mentertawakannya. Mereka bilang bahwa omongan nabi Yunus hanya bohong belaka.

Sebelum azab itu diturunkan, nabi Yunus dan pengikutnya terlebih dahulu meninggalkan kota. la takut akan terkena azab itu. Namun kepergiannya tidak mendapat
izin dari Allah, sehingga ia terpisah dari pengikutnya.
Setelah empat puluh hari, maka azab itupun datang. Mula-mula mendung yang hitam pekat menaungi perkotaan. Melihat hal itu, semua kaum Niwana mencari nabi Yunus. Mereka berjanji dalam hati akan meninggalkan sesembahannya dan beriman kepada Allah, Namun nabi Yunus sudah berada jauh dari kota, sehingga tidak mendengar rintihan kaumnya.

Nabi Yunus berada di tepi laut. la sangat takut dengan kaumnya jika sampai menyiksa dirinya. Sebentar-sebentar ia menoleh ke belakang. Di saat demikian ia tidak lagi memikirkan pengikut yang diajaknya. la kebingungan, sebab hendak menghindar dari kaumnya yang sudah ada di jalan lagi. Di depan mata terhampar lautan bebas.

Pada saat itulah Allah menolong dengan mengantarkan sebuah kapal. Mengapa demikian ? Sebab kapal itu sebenarnya tidak menuju ke tempat nabi Yunus berdiri. Dengan serta merta nabi Yunus masuk ke kapal tanpa sepengetahuan anak buah kapal.

Setelah itu berangkatlah kapal tersebut. Setiba ditengah lautan tiba-tiba datanglah ombak dan badai. Kapal itu tampak oleng dan hendak tenggelam.

“Tidak seperti biasanya ada badai. Tentu ada pelarian yang telah menyusup di kapal ini, “kata kapten kapal. Kemudian ia membuat undian. Semua penumpang diharapkan berkumpul. Setelah diundi ternyata jatuh pada nabi Yunus. Hal ini dilakukan berulang kali, sehingga yakinlah kapten kapal bahwa nabi Yunus orang pelarian.
” Demi keselamatan orang banyak, maka saya harap agar anda menceburkan diri ke laut. Sebab kapal ini tidak mau ditumpangi orang pelarian, “kata kapten kapal pada nabi Yunus. Sebenarnya ia tidak tega mengatakan demikian, namun apa boleh buat demi keselamatan semua penumpang terpaksa ia mengatakan juga.

Nabi Yunus tidak dapat membela diri, akhirnya ia menjatuhkan diri ke laut bebas. Ternyata benar kata-kata kapten kapal, sebab sepeninggal nabi Yunus lautan tenang kembali. Sungguh malang nabi Yunus. Meskipun demikian Allah menyelamatkannya dari kematian. Tidak lama setelah ia menceburkan diri datanglah seekor ikan hiu yang langsung menelannya. Semula nabi Yunus tidak mengetahui kalau dirinya telah berada dalam perut hiu.

Setelah ia berada di dalam perut hiu beberapa hari lamanya barulah Allah mengeluarkan dirinya. Dengan tubuh yang lemah ia melangkah ke daratan. Allah memberi naungan berupa pohon labu. Sehingga ia tampak pulih kembali dan Allah menyuruhnya untuk kembali pada kaumnya

Kaum Niwana menyambut kedatangan nabinya dengan penuh suka cita. Mereka menceritakan bagaimana azab itu hendak ditimpakan kepadanya. Dan semenjak itulah kaum Niwana beriman kepada Allah.


Happy studying sahabat KBI 🙂