Surat Rindu Untuk Sahabat Nan Jauh Disana Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti Lengkap
Surat Rindu Untuk Sahabat Nan Jauh Disana Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti Lengkap

Contoh Surat Rindu Untuk Sahabat Nan Jauh Disana Dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya

Posted on

Contoh Surat Rindu Untuk Sahabat Nan Jauh Disana Dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya

 

Surat Rindu Untuk Sahabat Nan Jauh Disana Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti Lengkap
Surat Rindu Untuk Sahabat Nan Jauh Disana Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti Lengkap

 

Sahabat KBI apakah memiliki seseorang yang sangat dekat saat ini? bukan keluarga juga bukan kekasih, pasti banyak dari kita memilikinya bukan? yaps! itulah yang disebut dengan sahabat. Sahabat adalah sosok orang yang selalu ada, baik saat kita sedang berada diatas atau berada di bawah. Setiap orang pasti memiliki persepsi sendiri mengenai apa dan bagaimana sahabat. Pun tidak semua orang selalu bersama dengan sahabat mereka. Ada yang harus terpisah jarak dan waktu karna harus mencapai mimpi masing-masing, ada juga yag selalu bersama dari membuka mata sampai membukanya agi esok harinya.

Sekarang admin ingin menjelaskan atau memberi contoh kepada sahabat KBI mengenai surat rindu yang dapat sahabat KBI berikan kepada orang-orang terkasih (sahabat) yang sedang berada jauh disana. Langsung simak saja ya sahabat KBI 🙂


Assalamu’alakum friend …
May the time you read this letter, you are in a State of smile. Because God has bring back a sense of pity and Love you. in the same sense as we shared in the past, live the day full day tired, 036 in weariness. However, we menghimpunnya in an atmosphere full of love.
My best friend
Once again I menyapamu, for a taste of rinduku padamu. What are you today? From where I’m writing this letter, I always pray in all my heart, that thou there remain steadfast in the faith, and God never stopping pour out his grace in thee.
Best friends …
Have you thought why God bring us? Did all the wonderful memories that we experience just happens. I had no power of stem grain love when contemplating all of this. Overnight at a third malamku, ku lavished all rinduku on Giver of love, because I knew him lah rinduku padamu flavor begins. and don’t forget my lantunkan prayer in the sebait one third of my night, so you’re always in the shade.
Best friends …
One time when the light is Sunset Beach, on the lips menaungiku I’m pensive while gazing at the ripples a quiet sea water ripples. Let the wind hit my face lembutnya with. Mengusikku, which at that time was being relived will you. Beningpun granules and return flows, occasional ripples of water ripple sea tease me, touched my leg that is not grounded.
My best friend, a soul always radiates the light of faith
When you get to choose, I like to always be faithful in spirit, listen to stories stories of your beautiful, or kala menghiburmu you‘re grieving. But, I understand that the Khaliq has prepared a scenario terindahnya to us, so no ku risaukan again our Lord about the destiny of any later, could‘ve known I‘ve been very grateful. I’m thankful because God has been presenting yourself on a piece of this short life mosaic. A piece of wonderful memories with you, being able to brighten every my pace.
Best friend ….
A letter that you write me stiff with a heart flutter. Each string is bud bud our longing thee. I wrote it with the same feeling as we say promise a promise, that we will meet again in beautiful place, heaven paradise. Now, when we are not together anymore. Only the sacred promise that’s what strengthens me, accompanying my pace in constructing the ideals ideals.
My best friend …
Thou art my hope in the goodness, keep it always your praying and attitude. So the angels watched thee as his perfect in faith. My best friend, my hope anyway so that thou shalt always keep your attitude wherever thou are, as well as to anyone, to people who are young or old, even to people who hate you though.
So too myself, I beg thee always pray for you. So we can be charming because of personal morals and knowledge.
My best friend
Any way you will feel any story that you sense. Me beg you, do not ever turn away from the light. Rest assured, that you are never alone, God with all his Mercifulness will always lead you, you always keep the time to always near him.
My heart always radiates Divine light, there’s always room my heart for you, because you have to first bring up my heart. And I hope we may meet again even though at a different time and place, but there is still love there.
My best friend, which is due to God I miss you. This is a letter I wrote to you, I wrote with liberality, with the soul of the wet. Hopefully after thou read it, we get our taste of our friendship. And the more the spirit of endeavor anyway we headed his way. May Allah gather us in the garden the garden of paradise, as the sacred promise that we swear.

Assalamu‘alakum sahabat…

Semoga saat engkau membaca surat ini, engkau dalam keadaan tersenyum. Karena Allah telah menghadirkan kembali rasa sayang serta KasihNya padamu. rasa yang sama saat kita bersama dulu, menjalani hari – hari penuh lelah, merangkai senyum dalam keletihan. Namun, kita menghimpunnya dalam suasana penuh cinta.

Sahabatku…

Sekali lagi aku menyapamu, untuk sebuah rasa rinduku padamu. Apa kabarmu hari ini? Dari tempat aku menulis sepucuk surat ini, aku selalu berdoa dalam segenap hatiku, agar engkau di sana tetap teguh dalam keimanan, dan Allah tak pernah hentinya mencurahkan RahmatNya padamu.

Sahabat…

Pernahkah kau berpikir mengapa Allah mempertemukan kita? Adakah semua kenangan indah yang kita alami terjadi begitu saja. Aku tak kuasa membendung butiran cinta bila merenungi semua ini. Semalam di sepertiga malamku, ku curahkan segenap rinduku pada Sang Pemberi Cinta, karena aku tahu padaNya lah bermula rasa rinduku padamu. dan tak lupa sebait doa ku lantunkan di sepertiga malam ku itu, agar kau selalu dalam naunganNya.

Sahabat…

Suatu kali saat cahaya senja menaungiku di bibir pantai, aku termenung sambil menatap riak – riak air laut yang tenang. membiarkan angin dengan lembutnya menerpa wajahku. Mengusikku, yang kala itu sedang terkenang akan dirimu. Dan butiran beningpun kembali mengalir, sesekali riak – riak air laut menggodaku, menyentuh kakiku yang tak beralas.

Sahabatku, yang jiwamu selalu terpancar cahaya keimanan

Bila bisa memilih, aku ingin selalu setia bersamamu, mendengarkan cerita – cerita indahmu, atau menghiburmu kala kau sedang berduka. Tapi, aku mengerti bahwa sang Khaliq telah menyiapkan skenario terindahnya untuk kita, sehingga Tak ku risaukan lagi apapun takdir Tuhan tentang kita nantinya, bisa mengenalmu saja aku sudah sangat bersyukur. Aku bersyukur karena Allah telah menghadirkan dirimu pada sepotong mozaik hidupku yang singkat ini. Sepotong kenangan indah bersamamu, mampu mencerahkan setiap langkahku.

Sahabat….

Sepucuk Surat yang engkau genggam ini, ku tulis dengan hati yang bergetar. Setiap untaian katanya adalah kuntum – kuntum rinduku padamu. aku menulisnya dengan perasaan yang sama saat kita meguncapkan janji – janji suci, bahwa kita akan bertemu kembali di tempat terindahNya, syurga firdaus. Kini, saat kita tak bersama lagi. Hanya janji suci itulah yang menguatkan aku, mengiringi langkahku dalam merangkai cita –cita.

Sahabatku…

Ku harap engkau selalu dalam kebaikan, jagalah selalu shalatmu, tilawahmu, serta lisanmu. Sehingga para malaikat menyaksikan engkau sebagai hambaNya yang sempurna dalam keimanan. Sahabatku, ku harap pula agar engkau selalu menjaga akhlakmu di manapun engkau berada, serta kepada siapapun, kepada orang yang muda ataupun tua, bahkan kepada orang – orang yang membencimu sekalipun.

Begitu juga diriku, ku mohon agar engkau selalu mendoakanku. Agar kita bisa menjadi pribadi yang menawan karena akhlak dan ilmu.

Sahabatku..

Seterjal apapun perjalan yang kau tempuh, sepahit apapun kisah yang kau rasa. Ku mohon padamu, janganlah pernah berpaling dari cahayaNya. Yakinlah, bahwa engkau tak pernah sendiri, Allah dengan segala kemurahanNya akan selalu membimbingmu, asal dirimu selalu menjaga waktu untuk selalu dekat padaNya.

Sahabatku yang hatinya selalu terpancar cahaya Illahi, selalu ada ruang dihatiku untukmu, karena kau telah terlebih dahulu membesarkan hatiku. Dan aku berharap semoga kita bertemu kembali walau di tempat dan waktu yang berbeda, namun masih ada cinta di sana.

Sahabatku, yang karena Allah aku merindukanmu. Inilah sepucuk surat yang ku tulis untukmu, ku tulis dengan hati yang ikhlas, dengan jiwa yang basah. Semoga setelah engkau membacanya, semakin terjalinlah rasa persahabatan kita. Dan semakin semangat pula ikhtiar kita menuju jalanNya. Semoga Allah menghimpun kita di taman – taman surganya, seperti janji suci yang telah kita ikrarkan.


Semoga bermanfaat untuk sahabat KBI semua 🙂

My best friend, thanks for staying by my side in every up and down 🙂

loading...