Narrative Text : Dongeng Anak Filipina Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti
Narrative Text : Dongeng Anak Filipina Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti

Narrative Text : Dongeng Anak Filipina Dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya

Posted on

Narrative Text : Dongeng Anak Filipina Dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya

 

Narrative Text : Dongeng Anak Filipina Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti
Narrative Text : Dongeng Anak Filipina Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti

 

Sahabat KBI pasti sudah tidak asing bukan dengan narrative text dalam bahasa inggris? karena pada materi sebelumnya kita juga sudah membahas mengenai narrative text juga contohnya. Namun pada kesempatan kali ini admin ingin memberikan contoh lainya mengenai narrative text dalam bahasa inggris dan pengertian nya dalam bahasa inggris.

Menurut kamus bahasa inggris, narrative text is any report or connected events, presented in a sequence of written or spoken words. Dengan kata lain, narrative text merupakan sebuah text dalam bahasa inggris yang merupakan rangkaian cerita dari waktu ke waktu.


In a forest, monkey fun leaping between branches. Suddenly, its tail exposed spines. He tried pulled it out, but can’t.
The monkey then go see a Barber. Barber, ekorku impaled spikes. Please cabutkan, I pay! “said monkey.
The Barber immediately revoke the thorns on the tail of the monkey using a razor. He succeeded in dislodging the thorns. But, accidentally tip the monkeys join the truncated.
Angry monkey, “Barber, restore ekorku or give knives cukurmu!” Because Barber cannot return the monkeys, he gives the knife cukurnya.
On the road, monkey meet an old lady who were cutting firewood. Grandma, cukurku so that thou knife wear is easy to memtong wood,” said monkey.
The old woman took a razor blade and cut the wood with him. But, his knife broke. Monkey screaming, “Grandma, do you break the cukurku knife! You have to replace the wooden bakarmu or give it to me! “ The old woman ever had to hand over the wood fuel.
After that, the monkeys play to a market. He saw a mother are baking cookies.
“Mother, wood bakarmu began to run out. Wear wood bakarku to bake kuemu, “said the monkey.
The mother was taking firewood monkeys and use it until it runs out. Angry monkey, “mom, you‘ve spent wood bakarku! Now you have to give the whole kuemu! “
The mother had no other choice. He gave the whole of his cake. Any monkey cake is brought home. But, on the edge of the forest, he was attacked and bitten by the dogs to death. Finally the dog enjoyed his cake. That’s the fate of the ignorant monkeys.
Moral of the story Tales from the Philippines: the fate of The Monkeys of the ignorant is don’t like to cheat and mean to people wanting something more, whether unaccompanied say honestly what your petition.

Di sebuah hutan, monyet asyik berlompatan di antara dahan pohon. Tiba-tiba, ekornya terkena duri. Ia berusaha mencabutnya, tapi tidak bisa.

Monyet lalu pergi menemui tukang cukur. “Tukang cukur, ekorku tertusuk duri. Tolong cabutkan, nanti aku bayar!” kata monyet.

Tukang cukur segera mencabut duri di ekor monyet menggunakan pisau cukur. Ia berhasil mencabut duri. Tapi, tanpa sengaja ujung ekor monyet ikut terpotong.

Monyet marah, “Tukang cukur, kembalikan ekorku atau berikan pisau cukurmu!” Karena tukang cukur tidak bisa mengembalikan ekor monyet, ia pun memberikan pisau cukurnya.

Di jalan, monyet bertemu seorang wanita tua yang sedang memotong kayu bakar. “Nenek, pakailah pisau cukurku agar engkau mudah memtong kayu,” kata monyet.

Wanita tua itu mengambil pisau cukur dan memotong kayu dengannya. Tapi, pisaunya patah. Monyet berteriak, “Nenek, kau mematahkan pisau cukurku! Kau harus ganti atau berikan kayu bakarmu padaku!” Si nenek pun terpaksa menyerahkan kayu bakarnya.

Setelah itu, monyet main ke sebuah pasar. Ia melihat seorang ibu sedang memanggang kue.

“Ibu, kayu bakarmu mulai habis. Pakailah kayu bakarku untuk memanggang kuemu,” kata monyet.

Ibu itu mengambil kayu bakar monyet dan menggunakannya sampai habis. Monyet marah, “Ibu, kau telah menghabiskan kayu bakarku! Sekarang kau harus berikan seluruh kuemu!”

Ibu itu tidak punya pilihan lain. Ia memberikan seluruh kuenya. Monyet pun membawa kue itu pulang. Tapi, di pinggir hutan, ia diserang dan digigit anjing sampai mati. Akhirnya anjing menikmati kuenya. Itulah nasib monyet yang jahil.

Pesan moral dari Cerita Cerita Dongeng Dari Filipina: Nasib Si Monyet Yang Jahil adalah jangan suka menipu dan menjahili orang karena menginginkan sesuatu, lebih balk katakanlah dengan jujur apa permintaanmu.


Semoga bermanfaat untuk sahabat KBI semua ya, terus semangat belajar 🙂


loading...